PHP bagian2

5 06 2009

1. Array Statement
Digunakan mengidentifikasi variable yang memiliki jumlah data yang lebih dari satu, namun mempunyai nama variable yang sama.

a. Membuat dan Mengakses Array

Contoh pembuatan dan pengaksesan array :
$arr[0]=”merah”;
$arr[1]=”kuning”;
$arr[2]=”hijau”;
for ($i=0;$i<3;$i++) {
echo”$arr[$i]
”;}
?>

b. Menambah Data Array
$awal=array(“Senin”,”Selasa”,”Rabu”);
array_push($awal,”Kamis”,”Jumat”,”Sabtu”,”Minggu”);

while(list($key,$value)=each($awal)){
echo”$key : $value
“;
}
?>

c. Menggabungkan array
$array1=array(“Senin”,”Selasa”,”Rabu”);
$array2=array(“Januari”,”Februari”,”Maret”);

$gabung=array_merge($array1,$array2);

foreach($gabung as $val){
echo”$val
“; }
?>

d. Mengurutkan array
$array=array(“Imam”,”Syerli”,”Andi”,”Arif”,”Paijo”);
echo”Sebelum diurutkan :
“;
for($i=0;$i<=count($array);$i++){
echo”$array[$i]
“; }
sort($array);
echo”setelah diurutkan :
“;
for($i=0;$i<=count($array);$i++){
echo”$array[$i]
“; }
?>

2. Operasi File
a. Mengecek Keberadaan File
Untuk mengecek apakah suatu file itu benar-benar ada atau tidak, kita bisa menggunakan fungsi File_Exists().
Bentuk :
File_Exists($nama_file);

Contoh :

b. Mengakses File
Fungsi FOpen() digunakan untuk mengakses file.
Bentuk :
FOpen(Nama_File,Mode_Akses);
Mode akses yang biasa digunakan :
- “r” -> membuka file untuk dibaca dan pointer diletakan diawal file.
- “r+” -> membuka file untuk dibaca dan diubah isinya. pointer diletakan diawal file.
- “w” -> membuka file untuk diubah. Pointer diawal file. Jika file tidak ada maka akan dibuat.
- “w+” -> membuka file untuk diubah dan dibaca. Pointer diawal file. Jika file tidak ada maka akan dibuat.
- “a” -> membuka file untuk diubah dan pointer diletakkan diakhir file. File akan dibuat jika tidak ada.
- “a+” -> membuka file untuk diubah dan dibaca, dan pointer diletakkan diakhir file. File akan dibuat jika tidak ada.

c. Membaca Isi File
Setealh berhasil mengakses file, tahap berikutnya adalah membaca file. Untuk membaca file menggunakan Fread().
Bentuk :
Fread(file,parameter);
Contoh :

d. Menambah Isi File
Untuk menambah isi file, bisa menggunakan fungsi Fputs().
Bentuk :
Fputs(variable_awal,data_tambahan);
Contoh :

e. Menyalin File
Untuk menyalin dan mengupload file, dapat menggunakan fungsi copy().
Bentuk :
copy(sumber,tujuan);
contoh :
if($submit){
copy($file,”C:\\xampp\\htdocs\\tesmodul\\”.$file_name);
echo”

Copy File Sukses”; }
else{
?>

Copy File :

f. Mendownload File
Untuk mendownload file mengguanakan PHP, bisa menggunakan fungsi readfile().
Bentuk :
Readfile($file)
Contoh :


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.